Tekhnik Blasting Email - No SPAM
Email Marketing
Kumpulkan Database Email
Sumber email yang bisa digunakan:
-
Database B2B Indonesia ( List berdasarkan industri )
-
Scraping memakai GSA GENIE ( scrape via website )
-
Membeli database email dari marketplace ( random banyak error)
-
Menggunakan tools pencari email seperti hunter.io, Apollo, Skrapp ( sesuai bidangnya )
Tujuan langkah ini adalah mengumpulkan email sebanyak mungkin sebagai bahan filtering awal. Semua email yang masuk belum tentu valid, jadi harus dites dulu di langkah berikutnya.
Sumber Email bisa dipilih mana yang paling mudah dan murah di dapatkan
Langkah 2.
Buat Konten Email (Agar Tidak Masuk Spam)
Yang harus diperhatikan:
a. Gunakan logo kecil
Logo besar + gambar besar = spam trigger.
b. Nama pengirim beda-beda
Walau domain sama, from name jangan selalu sama.
Contoh:
-
Rina – Support Team
-
Andi – Info Produk
-
Nadia – Customer Care
c. Subjek jangan promosi
Pakai subjek yang natural seperti:
-
“Tahun baru kita kemana?”
-
“Boleh tanya sesuatu?”
-
“Ini untuk kakak”
Jangan pakai kata: promo, diskon, penawaran, limited, murah, dll.
d. Link jangan 1 doang
Misal lo punya domain utama:
Bikin beberapa header / sub-page:
-
/tanamanlantai
-
/paket-hias
-
/indoor1
-
/indoor2
Jadi tidak 1 link yang sama terus.
e. Buat banyak variasi konten (spintax)
Tujuan: setiap email tampil beda → tidak kelihatan massal.
f. Cek spam score di SendBlaster
Kalau spam score buruk → edit lagi sampai aman.
g. Sediakan link unsubscribe
Walaupun jarang dipakai, ini ngurangin spam score.
h. Kombinasikan 2 jenis link
-
30% email pakai shortlink → bit.ly, tinyurl
-
70% pakai link asli domain → ke halaman berbeda
Ini untuk variasi & mencegah pattern detection.
Langkah 3.
Filtering Email (Sangat Penting)
Semua email harus dicek valid atau tidak.
Cara filtering:
-
Kirim email test pakai Gmail.
-
Email yang terkirim → disimpan (valid).
-
Email yang bounce → langsung hapus.
Tujuan: menghindari IP/domain diblokir karena bounce rate tinggi.
Setup pengiriman untuk testing:
-
5 PC → 5 provider internet berbeda → IP beda.
-
1 PC pakai 5 email Gmail.
-
1 email Gmail kirim max 150 email/hari.
-
Jadi 5 PC × 5 Gmail × 150 = 3750 email/hari untuk proses filtering.
Konten test
Tetap gunakan 25 variasi konten berbeda agar Gmail tidak mendeteksi spam.
Warming Gmail
Sebelum dipakai filter:
-
Hari 1–3 : kirim 20/hari
-
Hari 4–7 : naikkan ke 50–100/hari
-
Setelah 7 hari → baru kirim 150/hari
Alternatif pengecekan
-
mailboxvalidator.com
-
NeverBounce
-
Zerobounce
(dipakai kalau mau cepat tapi ada biaya)
Langkah 4.
Pengiriman Utama (Setelah Database Bersih)
Gunakan pengiriman massal:
-
10 akun TurboSMTP
-
10 akun Mailjet
-
10 domain berbeda (sudah di-warming)
Kunci:
-
Jangan pakai domain baru.
-
Domain harus aktif 1–2 bulan sebelum blasting.
-
DNS lengkap: SPF, DKIM, DMARC, MX.
Langkah 5.
Pola Pengiriman
Pengiriman harus seperti manusia:
-
Delay random
-
Tidak kirim 100 email dalam 1 detik
-
Ada jeda 3–20 detik acak
-
Jam kirim acak (pagi, siang, sore)
Kirim saat lagi nonton Youtube,laku kelik sending
Tujuan: pattern robot tidak terdeteksi.